gambar
Hari Ini :

Beranda » Info SMAIT » Mabit Belajar Kelas XII

Senin, 20 Januari 2014 - 08:53:44 WIB
Mabit Belajar Kelas XII
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Info SMAIT - Dibaca: 1859 kali

Kesuksesan membutuhkan persiapan, baik itu sukses dunia ataupun sukses akhirat. Tak terkecuali sukses Ujian Nasional 2014. Meskipun Ujian Nasional bukan merupakan tujuan utama pembelajaran di sekolah ini, namun agaknya harus tetap diperjuangkan, mengingat indikator kelulusan sekolah menegah di negeri ini masih menggunakan standar ujian nasional. Maka sudah selayaknya SMAIT juga berusaha sukses Ujian Nasional, bersaha berprestasi, dan lulus dengan memuaskan.

Dalam rangka persiapan ujian nasional, siswa mengikuti beberapa program yang sudah disiapkan oleh Bagian Akademik. Diantaranya Try Out Ujian Nasional, Pembelajaran jam ke -0, dan Program Mabit Belajar.

Sabtu, 18 Januari 2014 lalu, Siswa kelas XII mengukuti program Mabit Belajar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai persiapan akademis, sekaligus persiapan jiwa/ruhiah siswa dalam menghadapi Ujian Nasional nantinya. Siswa datang sebelum maghrib ke sekolah, kemudian sholat maghrib berjamaah di Masjid Asy Syaikhoh Ummu Abdullah. Setelah magrib, siswa menyelesaikan target tilawah dan mengisi waktu sampai isya’ dengan aktivitas Qur’ani. Setelah adzan Isya berkumandang siswa bersiap sholat berjamaah lagi, baru kemudian kegiatan mabit dibuka oleh Ustadz Agus M. Farhan, Lc.

Kegiatan malam itu adalah belajar di kelas masing-masing, sesuai dengan mata pelajaran yang dijadwalkan sampai pukul 21.00. Setelah pembelajaran, siswa menuju ke masjid untuk mengikuti kegiatan bersama. Kali ini para siswa mandapat kejutan, karena didatangkan alumni SMAIT, yang kebetulan kampusnya sedang libur semesteran. Mereka berasal dari UNS, UGM, IT Telkom, UMS. Mereka diundang ke SMAIT untuk berbagi pengalaman, tentang suka-duka, tantangan, hambatan di kampus sekaligus solusi-solusi yang mereka praktekkan. Mereka berbagi pengalaman bagaimana menjaga keistiqomahan di tempat yang baru, tentu saja harus bisa menyesuaikan diri, memiliki prinsip, mampu menjelaskan prinsipnya, dan bahkan mendakwahkan prinsipnya di tengah-tengah kampus yang plural. Salah satu caranya adalah memiliki komunitas teman yang baik, yang terjaga dalam lingkaran-lingkaran kebaikan. Siswa juga dapat bertanya secara langsung kepada para alumni ini. Siswa merasa tertarik, karena memang mereka akan menghadapinya kurang lebih setengah tahun lagi.

Tak terasa, karena asyiknya jam sudah menunjukkan pukul 23.00 malam. Siswa beranjak tidur, segera istirahat, dan berniat bangun di sepertiga malam terakhir esok. Pukul 03.00 siswa dibangunkan, bersih diri, kemudian Sholat Qiyamul lail berjamaah. Hal ini bertujuan, agar siswa sadar betul bahwa hanya Allah lah tempat bergantung segala urusan, kepada-Nya segala pinta dipanjatkan, semoga terkabulkan.

Setelah sholat subuh dan berzdikir, kegiatan Mabit ditutup. Diharapkan siswa pulang membawa segenggam keimanan yang menghasilkan optimisme dan kepercayaan diri bahwa mereka pasti bisa sukses. Membawa bekal semangat yang perlu dibuktikan dengan ikhtiar tanpa henti, dan membawa harapan dengan melihat tantangan yang harus dihadapi. Doa, usaha, ikhtiar dan tawakal menjadi bekal kesuksesan. Semoga. Amiin.