gambar
Hari Ini :

Beranda » Info SMAIT » Mukhoyam Bhakti 2013

Jumat, 27 Desember 2013 - 16:00:42 WIB
Mukhoyam Bhakti 2013
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Info SMAIT - Dibaca: 3801 kali

Sabtu- Senin, 21 – 23 Desember 2013, Siswa kelas X dan XI mengikuti mukhoyam bakti. Kegiatan mukhoyam rutin dilaksanakan tiap akhir semester. Kali ini mukhoyam dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kepurun, Manisrenggo, Klaten. Siswa memperisiapkan sejak seminggu sebelumnya, peralatan yang harus dibawa, termasuk persiapan fisik dan mental.

Siswa berangkat dari SMAIT hari sabu pukul 06.00 WIB. Mereka berangkat dengan menggunakan 6 buah truk AURI yang berbaris rapi di jalan depan SMAIT. Barang-barang kelompok/sangga sudah dibawa hari sebelumnya. Pada hari itu siswa hanya membawa perlengkapan pribadi yang dibawa dengan tas-tas ransel besar mirip orang mau mendaki.

Pada pukul 08.45 siswa diturunkan di jalan menuju Bumi Perkemahan, tetapi mereka diharuskan longmarch sekitar  1,5 km sampai di bumi perkemahan. Setelah tiba, mereka mendirikan tenda secara mandiri berdasarkan teori yang sudah diajarkan pada ekstra Pramuka setiap hari Jumat. Setelah tenda berdiri, peserta mengikuti apel pembukaan, yang dibuka oleh kepala sekolah, Ustadz Heri Sucitro, S.Pd.

Setelah apel pembukaan, siswa mengikuti materi dari Kwarcab Sukoharjo, tentang Peranan Pramuka Penegak bagi Indonesia. Dari materi yang disampaikan siswa diharapkan menyadari peran dirinya dalam masyarakat dan dapat berkontribusi/bermafaat bagi sesama, materi dilaksanakan sampai pukul 16.30. Hari menjelang sore, siswa diminta untuk bisa mempersiapkan makanan untuk kelompok mereka, dengan menggunakan kompor parafin mereka memasak nasi dan lauk. Siswa belajar mandiri kali ini.

Malam hari setelah ishoma, siswa mendapatkan materi surfifal dari Ustadz Ihsan Fauzi, S.Si, MM. yang menyampaikan kehidupan di luar, dan harus dihadapi oleh siswa, dan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam keadaan darurat. Esok harinya siswa mengikuti games, yang harus dilalui siswa setelah melalui perjalanan dan berhenti pada pos-pos tertentu. Di daerah yang masih asri, dengan lumpur, sungai, air yang masih jernih, merupakan hiburan tersendiri bagi peserta kemah. Pada malam hari, siswa istirahat, tapi tidak lama, karena mereka harus melalui perjalanan malam yang penuh tantangan untuk menguji aqidah siswa.

Pada pagi, hari kedua, siswa mulai berbenah, bersiap meninggalkan Bumi Perkemahan. Siswa merobohkan tenda, membersihkan tempat, tak boleh meninggalkan sampah. Sebelum pulang, siswa menyalurkan 30 paket bahan pokok yang dikumpulkan tiap kelompok sebelumnya. Paket-paket sembako tersebut diberikan kepada warga sekitar yang kurang mampu. Tiga hari berlalu, siswa pulang dengan membawa segudang pengalaman dari mukhoyam bhakti kali ini.